Kuala Maras

blog nye uqang jemaje timur

Promosikan Kabupaten Anambas Lewat Lagu



ANAMBAS- Pemkab Kepulauan Anambas bekerja sama dengan Sanggar Belia Bermada Kecamatan Palmatak menggarap album berisikan lagu-lagu khas daerah ini. Album tersebut bertujuan untuk mempromosikan seluruh potensi yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA).

Saat ini, proses penggarapan album tengah memasuki tahap pembuatan video klip. Adapun yang bertindak sebagai Eksekutif Produser adalah mantan Sekda KKA Herdi Usman. Album ini berisi 11 lagu yang dinyanyikan oleh delapan penyanyi diantaranya Ketua DPRD KKA Amat Yani dan Plh Sekda KKA, Hamdi.

Selain kedua tokoh itu, lagu lainnya akan dinyanyikan oleh para seniman Anambas seperti Dedy Yunizar, Deli yanti, Noviyanti serta Reni Maya Sari dan lainnya. Menurut Amat Yani, peluncuran album berisi lagu-lagu daerah Anambas ini tidak hanya ditujukan kepada masyarakat nasional namun juga internasional.

"Ini untuk mempromosikan daerah ini agar dilirik oleh dunia internasional," kata Amat Yani di sela-sela pembuatan video klip lagu yang dinyanyikannya di kawasan Tanjung Lambai, Selasa (20/4).

"Dalam Album ini, saya menyanyikan lagu 'Rentak Anambas' sementara Pak Sekda (Hamdi) menyanyikan lagu berjudul 'Bandara Palmatak'," kata Amat lagi.

Kata Amat, dalam video klip lagu Rentak Anambas, dirinya akan bernyanyi sembari memperlihatkan keindahan alam yang ada di daerah ini. Salah satu lokasi yang masuk dalam video klipnya adalah daerah Tanjung Lambai mengingat panorama laut, pantai dan gugusan pulau di kawasan ini memang sangat indah.

"Dalam setiap video klip pada lagu-lagu yang dinyanyikan, akan memperlihatkan seluruh potensi Anambas. Ini agar masyarakat luar bisa melihat sekaligus menikmati kekayaan khazanah budaya dan alam kita," katanya.

Dikatakan, hampir semua lagu dalam album ini diciptakan oleh seniman lokal seperti Yusli Yusuf dan seniman lainnya. Selain Rentak Anambas dan bandara Palmatak, album ini juga mengandalkan lagu-lagu daerah seperti Sri Anambas, Zapin Pulau Tujuh serta Kisah Penanak Nelayan.

"Insya Allah, dalam waktu dekat lagu-lagu dalam album ini sudah bisa dipromosikan dengan muncul di layar televisi agar seluruh masyarakat Indonesia bahkan internasional mengetahui tentang Kabupaten Anambas.

Pencipta lagu sekaligus Produser, Yusli Yusuf menambahkan, lagu-lagu yang ada di album ini memang sengaja diciptakan dengan latar belakang potensi yang ada di daerah ini, baik itu masyarakatnya, budaya dan juga kekayaan alam sampai dunia investasi.

Kata Yusli, proses rekaman dilaksanakan di studio Madas Pekanbaru. Penggarapan album ini sudah dimulai sejak awal tahun 2010 lalu. Diharapkan, album daerah ini mampu menjadi sarana promosi yang baik bagi Anambas untuk menarik perhatian masyarakat dunia datang ke daerah ini baik sebagai turis terlebih berinvestasi.

Jemaja Timur, Kepulauan Anambas


Jemaja Timur adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Kecamatan ini diresmikan oleh Bupati Natuna pada tanggal 18 Desember 2006 berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Natuna Nomor 09 Tahun 2006. Setelah dibentuknya Kabupaten Kepulauan Anambas, maka kecamatan ini menjadi berada di dalam jurisdiksi Kabupaten Kepulauan Anambas.

Desa

Batas wilayah

Utara Laut Cina Selatan dan Kecamatan Jemaja
Selatan Malaysia Barat dan Laut Cina Selatan
Barat Kecamatan Jemaja
Timur Kecamatan Siantan

POR Jemaja Timur Dibuka Sekda

Kamis, 18 Maret 2010
ANAMBAS-Pekan Olahraga (POR) Kecamatan Jemaja Timur dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Anambas Ir, H Herdi Usman di Desa Kula Maras belum lama ini.

Kegiatan ini diikuti seluruh desa yang ada di Kecamatan Jemaja di antaranya Desa Kuala Maras, Hulu Maras dengan mempertandingkan beberapa cabang diantaranya sepakbola, voly ball dan takrau.

"Kita baru saja membuka POR Kecamatan Jemaja Timur yang dilaksanakan di Desa Kuala Maras. Kita berharap ini menjadi momentum semakin meningkatnya prestasi olah raga di Jemaja Timur, kata Sekda Anambas, Herdi Usman.

Dia mengatakan kegiatan ini untuk memotivasi para generasi muda agar lebih menekuni oleha raga, baik itu cabang sepak bola, voly dan lainnya. Jika olahraga ini ditekuni maka sangat potensial apalagi dengan pembinaan yang terus dilaksanakan secara kontinyu.

"POR ini sangat strategis dalam melakukan pembinaan terhadap generasi muda dan memotivasinya untuk meningkatkan presatasi yang lebih baik lagi,"jelasnya.

Saat ini kata Herdi prestasi dibidang olah raga memang masih sangat minim. Namun jika berkerja keras dan bersama membangun olah raga dari sejak dini bukan tidak mungkin beberapa tahun ke depan dengan pembinaan yang dilaksanakan prestasi dibidang olah raga akan lebih baik.

Sekda berharap perserta dapat menjaga sportifitas dalam bertanding sehingga sampai partai pucak (final) seluruh pertandingan yang dilaksanakan berjalan dengan sukses dan lancar.(sm/28)

Safari Ramadhan Gubernur ke Anambas (kuala maras kec, jemaja timur)

Gubernur Kepulauan Riau Ismeth Abdullah melaksanakan Safari Ramadhan ke Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu 5 September atau bertepatan dengan hari ke 15 Ramadhan 1430 H. Di Jemaja, rombongan Gubernur melaksanaan acara buka puasa bersama dan juga sholat tarawih berjamaah, masing-masing di Desa Kuala Maras dan Desa Letung.

Di Desa Kuala Maras rombongan Gubernur selain melaksanakan buka puasa bersama dengan masyarakat sekitar, untuk kemudian diteruskan dengan sholat Maghrib berjamaah, juga memberikan sejumlah bantuan atas nama Pemerintah Provinsi Kepri. Bantuan diserahkan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah, usai selesai menyantap hidangan buka puasa.

Adapun bantuan yang diserahkan di Desa Kuala Maras yakni, uang tunai sebesar Rp 49 juta yang selanjutnya akan diberikan kepada 6 Masjid dan 7 Surau yang ada di Desa Kuala Maras. Selanjutnya ada juga bantuan berupa 50 buah Al Qur’an dan 100 kaset Qori cilik terbaik Kepri, yakni Mukhlis Saputra.

Usai meyerahkan bantuan, Gubernur Kepri mengatakan, di bulan penuh keagungan ini, kiranya jalinan silaturahmi harus terus ditingkatkan sesama kita. Karena bagaimanapun, jalinan silaturahmi harus terus dibangun. Selain menekankan pentingnya silaturahmi, Gubernur tak lupa juga berharap agar masyarakat Kepri, bisa terus meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.

Termasuk terus meningkatkan amal ibadah dibulan baik dan penuh barokah ini. Sehingga, masyarakat Kepri bisa menjadi masyarakat yang adil dan makmur serta sejahtera. Dan ini juga sesuai dengan tujuan pembangunan, yang sedang dan terus dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri, jelas Gubernur.

Rombongan selanjutnya bertolak ke Desa Letung juga masih di Kecamatan Jemaja, dengan menggunakan jalur darat. Setelah menempuh perjalanan darat kurang lebih 1 jam, rombongan selanjutnya tiba di Desa Letung. Di Desa Letung Gubernur bersama rombongan selanjutnya melaksanakan sholat Isya dan sholat tarawih berjamaah dengan masyarakat Desa Letung.

Disana kembali Gubernur kembali menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 50 juta, dan juga bantuan berupa uang tunai masing-masing Rp 5 juta yang diperuntukan bagi Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) dan Madrasah Diniyah Aliyah (MDA) di Desa Letung. Tak ketinggalan juga, bantuan berupa 50 buah Al Qur’an dan 100 kaset dari Qori terbaik Kepri, Mukhlis Saputra.

Usai menyerahkan bantuan, rangkaian acara dilanjutkan dengan sholat tarawih berjamaah. Adapun yang bertindak sebagai penceramah saat sholat tarawih adalah, Ustad Jamaludin Nur dari Batam.

Usai melaksanakan sholat tarawih, rombongan selanjutnya bermalam di rumah dinas Camat Jemaja, sekaligus bersahur bersama pada pagi harinya. Turut mendampingi Gubernur Kepri Ismeth Abdullah dalam rangkain Safari Ramadhan, Kajati Kepri Sugiyanto, Danrem 033/Wira Pratama Kepri Kol (Arh) Mardimin, Danguskamla, Anggota DPD RI Idris Zaini, anggota DPRD Kepri Tawarich, pejabat Pemprov Kepri, tokoh masyarakat Kepri dan juga tokoh masyarakat Jemaja. (red)

pelabuhan pikok kuala maras dan belum di fungsikan




sedih pun masih terasa di hati
sampai sekarang pelabuhan ini masih belum bisa difungsikan
entah sampai kapan

beban terasa berat jika pulang ke kampung harus melewati
letung, dan tidak di pelabuhan,
mungkin pemerintah mau kejadian di serasan terjadi lagi
banyak yang meninggal di saat gelombang naik,
menghantam pelabuhan tengah laut,
memakai pompong,,,





ikan belanak di laut kuala maras kec, jemaja timur

ada yang tahu ikan belanak ,,,
wahhh kalau di panggang sungguh enak nya
tak lupa penulis menjaring pulang lebaran kemaren,
sangan seronoknya
dapat pun besar2,,

menjaring adalah salah satu
kebiasaan orang kuala maras
jika tidak ada laok di rumah boleh
la kita menjaring,,
tak perlu jauh, di serkitar
rumah pun sudah banyak dapat,,,
hahhahha







serba serbi desa ulu maras kec, jemaja timur kab, ANAMBAS

ini sLh salah satu desa yang berada di kec jemaja timur,
desa ulu maras tepatnya,,
penulis terpesona akan mesjid peninggalan jaman dahulu
dan baru di renovasi,,,
dengan sentuhan cat kuning nya,,
membuat suasana seakan hidup,

di sisi nya terdapat meriam peninggalan jaman dahulu
dan masih bisa di fungsikan katanya,,,